get app
inews
Aa Text
Read Next : Kendal Open Fair 2026 Jadi Magnet Ekonomi dan Kebersamaan, Kunjungan Naik 21,3 Persen

MBG di Kendal Dihentikan Sementara, Tunggu Pencairan Dana dari Pusat

Senin, 08 Juni 2026 | 16:10 WIB
header img
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kendal, M Faris Maulana. Eddie prayitno/ iNews

 

KENDAL,iNewsPantura.id Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini berjalan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kendal untuk sementara waktu dihentikan. Penghentian dilakukan sambil menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat agar pelaksanaan program dapat kembali berjalan normal.

Informasi penghentian sementara program MBG sempat beredar di kalangan wali murid, khususnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu. Sejumlah orang tua siswa menerima pemberitahuan bahwa pembagian makanan bergizi tidak dilakukan mulai Senin (8/6).

Salah seorang wali murid di Kaliwungu, Fitri, mengatakan informasi tersebut diperoleh melalui grup komunikasi sekolah yang disampaikan oleh guru kepada para orang tua.

"Dari gurunya memberikan kabar bahwa mulai hari ini MBG-nya libur dan belum tahu kapan dibagikan kembali," ujarnya, Senin (8/6).

Menurut informasi yang diterimanya, penghentian sementara program tersebut berkaitan dengan belum cairnya dana operasional dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kendal, M Faris Maulana, menegaskan bahwa program MBG tidak dihentikan secara permanen. Pelaksanaan program hanya ditunda sementara hingga proses pencairan anggaran selesai.

"Program tetap berjalan, tidak ada masalah. Hanya berhenti sementara sambil menunggu pencairan dana dari pusat," kata Faris.

Ia menjelaskan, penghentian sementara dilakukan karena pelaksanaan program MBG tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjamin kelancaran pembayaran kepada para pemasok bahan makanan yang terlibat dalam program.

Menurut Faris, seluruh supplier yang menyediakan kebutuhan makanan bagi peserta program menerima pembayaran secara harian. Karena itu, ketersediaan dana operasional harus dipastikan sebelum distribusi makanan kembali dilakukan.

"Kenapa berhenti sementara? Karena tidak boleh menggunakan dana talangan dan sebagai jaminan pembayaran bagi supplier. Supplier dibayar setiap hari," jelasnya.

Faris mengungkapkan bahwa proses penyaluran anggaran dari pemerintah pusat mulai dilakukan pada Senin (8/6). Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap ke berbagai daerah yang melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis.

"Hari ini dana dari pusat sudah mulai disalurkan secara bertahap. Kami menunggu proses tersebut selesai sehingga program bisa kembali berjalan normal," ungkapnya.

Pihak SPPG Kabupaten Kendal saat ini terus melakukan koordinasi terkait pencairan anggaran tersebut. Setelah dana diterima, distribusi makanan bergizi kepada para siswa akan kembali dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Penghentian sementara ini diharapkan tidak berlangsung lama sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya pemenuhan gizi dan peningkatan kesehatan peserta didik dapat kembali dirasakan oleh ribuan siswa di Kabupaten Kendal.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut