get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Pemuda Plantungan Gelar Razia Kamar Warga Binaan

Lima Jamaah Haji Kloter 19 Kendal Dipulangkan dengan Ambulans Butuh Perawatan Khusus

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:24 WIB
header img
Jamaah haji yang mendapatkan perawatan khusus usai tiba di asrama haji donohudan diperiksa tim kesehatan kendal. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kendal dari Tanah Suci berlangsung lancar. Namun, dari ratusan jamaah yang tiba bersama Kloter 19 Debarkasi Solo, lima orang harus dipulangkan menggunakan ambulans dari Asrama Haji Donohudan Boyolali menuju Kabupaten Kendal karena kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.

Kelima jamaah tersebut tidak dapat bergabung dengan rombongan bus yang mengangkut jamaah lainnya menuju Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Rabu (10/6/2026). Mereka mendapatkan pendampingan medis selama perjalanan guna memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga hingga tiba di kampung halaman.

Koordinator Lapangan Pemberangkatan dan Kepulangan Haji Kabupaten Kendal, Jamal Ahdi, mengatakan penggunaan ambulans dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat sebagian jamaah yang bersangkutan berusia lanjut dan ada yang baru menjalani tindakan medis saat berada di Arab Saudi.

“Secara keseluruhan hampir di setiap kloter ada satu atau dua orang yang dibawa ambulans karena memang usia yang sudah lansia. Kemudian ada beberapa yang menjalani operasi di Mekkah sehingga ke sininya harus dipulangkan bersama ambulans,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 346 jamaah lainnya dari Kloter 19 dipulangkan menggunakan armada bus dan tiba di Pendopo Tumenggung Bahurekso sekitar pukul 12.30 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga yang sejak pagi telah menunggu di lokasi.

Meski ada lima jamaah yang harus mendapatkan penanganan khusus, Jamal memastikan kondisi mereka stabil dan seluruh proses kepulangan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi jamaah selama berada di Tanah Suci adalah cuaca panas ekstrem yang sempat mencapai 47 derajat Celsius. Kondisi tersebut cukup menguras tenaga, terutama bagi jamaah lanjut usia yang menjadi kelompok rentan selama pelaksanaan ibadah haji.

Meski demikian, para jamaah mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan tidak ditemukan persoalan serius selama penyelenggaraan haji.

“Secara umum tidak ada masalah. Semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Selain kondisi kesehatan jamaah, panitia juga memastikan pelayanan selama musim haji berjalan optimal. Tidak ada laporan terkait gangguan konsumsi, transportasi maupun fasilitas lain yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah.

Kepulangan Kloter 19 menjadi bagian dari proses pemulangan 1.214 jamaah haji asal Kabupaten Kendal yang terbagi dalam empat kelompok terbang. Kepulangan dilakukan secara bertahap mulai Kloter 18, Kloter 19, Kloter 20 hingga Kloter 21.

Di tengah kebahagiaan kepulangan para jamaah, terdapat satu kabar duka. Seorang jamaah asal Desa Kalices, Kecamatan Patean, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Meski demikian, suasana syukur tetap mendominasi Pendopo Tumenggung Bahurekso. Bagi keluarga, kepulangan para jamaah, termasuk lima jamaah yang harus dibawa dengan ambulans, menjadi anugerah tersendiri setelah seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan selamat.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut