Sempat Dilaporkan Hilang, Remaja Purworejo Ditemukan Meninggal di Sungai Bogowonto
PURWOREJO, iNewsPantura,id.- Seorang remaja berinisial ZA (16) warga Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bogowonto, wilayah Kelurahan Tambakrejo, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah meninggalkan rumah pada dini hari. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Purworejo Kota, AKP Bruyi Rohman Warsito, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerima laporan dari keluarga terkait hilangnya seorang anak yang terakhir kali terlihat keluar rumah sekitar pukul 01.30 WIB berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV).
"Pada pagi hari kami menerima laporan dari keluarga mengenai seorang anak yang meninggalkan rumah sekitar pukul 01.30 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB kami memperoleh informasi adanya penemuan jenazah di Sungai Bogowonto. Setelah dilakukan identifikasi, ciri-cirinya sesuai dengan laporan keluarga," ujar AKP Bruyi Rohman Warsito.
Menurutnya, hingga saat ini polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Dugaan bahwa korban meninggal akibat bunuh diri dengan melompat dari jembatan masih belum dapat dibenarkan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Semua masih dalam proses penyelidikan sehingga kami harus berhati-hati dalam menyimpulkan. Tim Inafis Satreskrim Polres Purworejo bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman," katanya.
Evakuasi jenazah dilakukan oleh personel Polres Purworejo bersama Tim Inafis, BPBD, PMI, serta relawan. Selanjutnya jenazah dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan dan membangun komunikasi dengan anak-anak maupun lingkungan sekitar. Apabila ada permasalahan, diharapkan dapat segera disampaikan sehingga bisa dicarikan solusi bersama," ujarnya.
Sementara itu, saksi mata bernama Umaryono mengaku pertama kali mengetahui keberadaan jenazah setelah seorang pemancing turun ke tepi sungai.
"Saat itu ada orang yang hendak memancing. Tidak lama kemudian, sekitar lima menit setelah turun ke sungai, ia melihat ada jenazah mengapung di air. Setelah itu saya langsung menghubungi PMI," tutur Umaryono.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak sekitar pukul 01.00 WIB hanya dengan mengenakan pakaian yang melekat di badan tanpa membawa telepon genggam. Rekaman CCTV disebut memperlihatkan korban berjalan keluar rumah sekitar pukul 01.30 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Editor : Suryo Sukarno