get app
inews
Aa Text
Read Next : Optimisme Konsumen Jateng Tetap Terjaga, IKK Juni 2026 Capai 113,55

KKI 2026 Perkuat UMKM Jawa Tengah, Buka Peluang Pasar hingga Ekspor

Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:41 WIB
header img
Gelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 angkat UMKM Jawa Tengah. dokumen

JAKARTA,iNewsPantura.id – Bank Indonesia kembali menggelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh yang bermakna berdaya dan bersama-sama, KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

KKI 2026 dibuka Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta Anggota Dewan Komisioner LPS Doddy Zulverdi.

Mengangkat tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI tahun ini melibatkan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis.

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing UMKM melalui perluasan akses pembiayaan, percepatan digitalisasi, hingga pembukaan akses pasar domestik dan ekspor. Upaya tersebut juga diarahkan untuk membantu UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana alam agar dapat kembali bangkit.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu bangkit, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Destry Damayanti saat membuka KKI 2026.

Menurut Destry, semangat bangkit diperlukan bagi UMKM yang menghadapi tekanan ekonomi maupun dampak bencana. Ketangguhan diperkuat melalui struktur usaha dan akses pembiayaan yang berkelanjutan, sedangkan daya saing ditingkatkan melalui inovasi produk serta perluasan pasar, baik domestik maupun internasional.

KKI 2026 menjadi penyelenggaraan ke-11 dengan berbagai inovasi. Di antaranya Championship CANGKIR BARISTA dan CITRA NUSA, perluasan kolaborasi, penguatan ekosistem rantai nilai, inovasi generasi muda untuk produk lokal, serta penerapan prinsip keberlanjutan melalui program KKI Bijak.

Selama empat hari, lebih dari 550 UMKM mengikuti pameran secara langsung di JICC. Sementara melalui platform digital KKI, sebanyak 1.300 UMKM mengikuti pameran secara daring. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

KKI 2026 juga menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai talkshow ekonomi dan keuangan inklusif, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan dan ekspor, showcase UMKM unggulan dan pariwisata, hingga berbagai kegiatan interaktif dan zona hijau.

Partisipasi UMKM Jawa Tengah turut mewarnai KKI 2026. Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian, baik secara luring maupun daring.

Peserta tersebut terdiri atas 41 UMKM makanan dan minuman, 52 UMKM fesyen, sembilan UMKM kriya, tujuh UMKM furniture dan home décor, lima UMKM kopi, serta satu UMKM teh.

Khusus UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, terdapat 40 UMKM yang berpartisipasi. Sebanyak 24 UMKM mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan 16 UMKM lainnya berpartisipasi secara daring melalui platform digital KKI 2026.

UMKM yang hadir secara langsung antara lain bergerak di sektor kriya dan wastra. Beragam produk ditampilkan, mulai kerajinan berbahan dasar daur ulang hingga batik khas dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Sejumlah UMKM bahkan telah berorientasi ekspor dan mulai menerapkan praktik usaha berkelanjutan. Keikutsertaan dalam KKI tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring, mengakses pasar dan pembiayaan, serta meningkatkan kapasitas bisnis.

Melalui KKI 2026, produk unggulan berbasis kearifan lokal Jawa Tengah diharapkan semakin dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

Bank Indonesia mengajak masyarakat mendukung UMKM Indonesia dengan mengunjungi pameran KKI 2026 secara langsung di Hall A dan B JICC maupun melalui platform digital KKI.

KKI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat UMKM Indonesia agar terus bangkit menghadapi tantangan, semakin tangguh dalam menjalankan usaha, serta memiliki daya saing sehingga mampu menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut