Tak Cukup Bermodal Ijazah, Siswa SMK Weleri Didorong Kuasai Teknologi Industri
KENDAL,iNewsPantura.id – Dunia industri bergerak semakin cepat, terutama di tengah perkembangan teknologi digital. Kondisi itu membuat lulusan SMK dituntut memiliki keterampilan yang benar-benar bisa diterapkan di tempat kerja, bukan sekadar mengantongi ijazah.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Regional III Jawa Tengah dan DIY bersama SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Kedua pihak memperpanjang kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan vokasi agar lebih dekat dengan kebutuhan industri. Siswa tidak hanya dikenalkan dengan teknologi, tetapi juga didorong memperoleh pengalaman melalui program pembelajaran berbasis industri.
General Manager Telkom Regional III Jawa Tengah dan DIY, Taufik, mengatakan kerja sama dengan sekolah harus menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung kepada siswa.
"Ini bukan sekadar memperpanjang dokumen MoU. Yang lebih penting adalah bagaimana kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan siswa, terutama meningkatkan kompetensi agar mereka lebih siap menghadapi dunia industri," ujar Taufik.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang berlangsung cepat membuat sekolah harus terus beradaptasi. Kompetensi yang diberikan kepada siswa perlu mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, keterlibatan industri dalam proses pendidikan dinilai penting untuk memperkecil jarak antara kemampuan lulusan dengan kebutuhan perusahaan.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim, mengatakan perpanjangan kerja sama tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas program yang sudah berjalan.
"Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan. Harus ada program nyata yang meningkatkan kompetensi siswa, memperluas pengalaman dan mempersiapkan lulusan agar benar-benar siap memasuki dunia kerja," katanya.
Kolaborasi Telkom dan SMK Muhammadiyah 3 Weleri nantinya diperkuat dengan sejumlah program berbasis teknologi.
Account Manager bidang edukasi Telkom, Setiawati Fironika, mendorong sekolah mengembangkan kompetensi siswa melalui program ICT unggulan.
Beberapa program yang dapat dikembangkan antara lain magang berbasis proyek, pelatihan Internet of Things (IoT), robotik hingga cyber security.
Program tersebut melengkapi kerja sama di bidang jaringan fiber optik yang selama ini telah berjalan.
Dengan program tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami teknologi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman mengerjakan proyek dan mengenal pola kerja industri.
Manager Business Service Telkom, Atik Rahmawati Tri Astuti, menegaskan Telkom berkomitmen merespons kebutuhan sekolah melalui program kerja sama yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Sementara Head of Telkom Daerah Kendal, Roni Setiyawan, mengatakan kolaborasi Telkom dengan SMK Muhammadiyah 3 Weleri selama ini telah berjalan baik, termasuk melalui sinergi bersama Telkom Kendal.
Selain peningkatan kompetensi siswa, kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan guru sehingga proses pembelajaran di sekolah dapat terus mengikuti perkembangan teknologi.
SMK Muhammadiyah 3 Weleri sendiri berkomitmen memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Langkah tersebut diharapkan membuat pendidikan vokasi semakin adaptif sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi persaingan kerja.
Dengan demikian, ukuran keberhasilan pendidikan SMK tidak hanya dilihat dari kelulusan dan ijazah, tetapi juga dari seberapa siap siswa membawa keterampilan yang diperoleh di sekolah ke dunia kerja.
Editor: Eddie Prayitno