Penemuan-penemuan benda kuno di Indonesia juga masih sering terjadi.
Contohnya adalah pecahan gerabah, bata, dan gentong di Jombang, Jawa Timur pada Juni 2022.
Penemuan tersebut terjadi di Desa Kedaton, Diwek dan Desa Sugihwaras yang berada di Kecamatan Ngoro.
Negara Penghasil Barang Antik, Salah Satunya Indonesia. (Foto : MNC Media)
Para ahli menduga, barang-barang kuno peninggalan Kerajaan Majapahit itu diproduksi pada abad ke-14 sampai 15.
Berdasarkan data yang dipublikasi oleh OEC (The Observatory of Economic Complexity), Amerika Serikat adalah negara pengekspor barang kuno tertinggi di dunia pada tahun 2020.
Nilai ekspor barang kuno tersebut mencapai USD488 miliar.
Barang kuno sendiri adalah produk ke-348 yang paling banyak dan sering diekspor dari Negeri Paman Sam itu.
Namun, data tersebut tidak menjelaskan secara rinci jenis barang kuno apa yang terdapat di AS.
Pada Juli 2021, AS berencana mengirimkan 17.000 barang antik arkeologi ke Irak.
Diketahui, artefak kuno tersebut didatangkan secara ilegal ke AS sejak lama.
Salah satu barang kuno yang dipulangkan adalah satu tablet terbuat dari tanah liat dengan usia sekitar 3.500 tahun.
Tablet tersebut diselundupkan oleh pihak yang membelinya dari seorang pedagang barang antik di London, Inggris.
5. Yunani
Dikenal negerinya para Dewa, Yunani merupakan negara penghasil barang antik terakhir.
Negeri para filsuf ini terkenal sebagai gudangnya barang-barang kuno dan antik.
Mulai dari bangunan, tembikar, hingga patung.
Monastiraki Flea Market adalah pasar loak di Kota Athena, Yunani yang menjajakan berbagai macam barang kuno.
Bukan saja berumur puluhan tahun, namun benda-benda di pasar tersebut memiliki usia hingga lebih dari 100 tahun.
Adapun jenis barang kuno yang dijual di Monastiraki Flea Market antara lain, meja dengan pahatan cantik, telepon kuno, dan gelas liquor khas Turki.
Itulah penjelasan negara penghasil barang antik. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan menambah wawasan Anda.
Editor : Hadi Widodo
Artikel Terkait
