Dalam skema penyaluran yang telah ditetapkan, setiap warga terdampak akan menerima bantuan sebanyak 5 kilogram beras. Dengan demikian, apabila dalam satu keluarga terdapat lima orang anggota, maka total bantuan yang diterima mencapai 25 kilogram beras.
Bupati menegaskan bahwa kualitas beras yang disiapkan dalam kondisi baik karena berasal dari produksi dalam negeri yang baru digiling. Selain itu, timbangan telah dipastikan sesuai standar sehingga masyarakat menerima bantuan secara tepat jumlah.
“Setelah dilakukan pengecekan, beras terlihat bagus karena dari dalam negeri baru digiling, dan timbangannya sudah sangat sesuai. Harapannya beras ini segera bisa disalurkan kepada warga Kendal yang terdampak banjir, sehingga bisa meringankan beban masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kantor Cabang Bulog Semarang, Kurnia Pradibta, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan Bupati Kendal sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kualitas bantuan pangan.
“Hari ini kami mendapatkan kunjungan dari Ibu Bupati Kendal untuk melihat langsung kualitas beras, dan telah mendapatkan respons positif karena sudah sesuai dengan harapan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, total penerima manfaat sebanyak 41 ribu orang, dengan alokasi masing-masing 5 kilogram beras. Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Untuk distribusinya dilakukan secara bertahap kepada warga Kendal yang terdampak banjir, dan dimulai 13 Februari 2026 untuk disalurkan kepada korban banjir di wilayah Kecamatan Kaliwungu,” ujarnya.
Distribusi bertahap ini dilakukan agar proses penyaluran lebih terkoordinasi serta meminimalisasi kendala di lapangan. Pemerintah daerah bersama Bulog dan perangkat terkait akan mengawal proses hingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi bencana. Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga terus melakukan pendataan dan koordinasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan pascabanjir.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
