Dari Pesisir Kendal hingga Pertanian Banjarnegara, Jagantara Bangun Gerakan Merawat Nusantara

Eddhie Prayitno
Pengurus Jagantara saat berkunjung ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah untuk kuatkan organisasi. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Semangat menjaga persatuan, memperkuat masyarakat, dan membangun kolaborasi lintas daerah menjadi pesan utama dalam Safari Nasional DPP Jaga Nusantara (Jagatara) bertajuk “Merawat Nusantara”. Perjalanan organisasi ini menyusuri sejumlah wilayah di Jawa Tengah dengan membawa misi memperluas jejaring pengabdian hingga ke tingkat masyarakat.

Dipimpin Ketua Umum DPP Jagatara, H Edy Koesriadi, safari nasional ini menjadi momentum memperkuat keberadaan Jagatara sebagai organisasi yang tidak hanya membangun struktur, tetapi juga menghadirkan program nyata di tengah masyarakat.

Kabupaten Kendal menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan tersebut. Berlangsung di kawasan tambak pesisir Desa Pidodo, Kecamatan Cepiring, rombongan DPP Jagatara diterima Ketua DPD Jagatara Jawa Tengah Muhamad Yulianto bersama jajaran pengurus dan tokoh masyarakat.

Dalam suasana sederhana dan penuh kebersamaan, Jagatara melakukan pembentukan Nelayan Jagatara Kendal sekaligus menyerahkan SK DPC Jagatara Kabupaten Kendal.

Langkah tersebut menjadi awal penguatan organisasi di tingkat akar rumput, khususnya dalam merangkul masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.

Ketua DPD Jagatara Jawa Tengah, Muhamad Yulianto mengatakan, keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan membangun hubungan dan kerja sama antaranggota.

“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu terkoneksi. Karena kekuatan tidak hanya berasal dari individu, tetapi dari kebersamaan dan jaringan yang dibangun bersama,” katanya.

Ia menegaskan, semangat gotong royong menjadi modal utama Jagatara dalam menjalankan gerakan Merawat Nusantara.

“Merawat Nusantara berarti menjaga hubungan antarmanusia, memperkuat masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Dari pesisir Kendal, Safari Merawat Nusantara kemudian bergerak menuju Kabupaten Jepara. Di daerah yang dikenal sebagai pusat industri dan kreativitas tersebut, Jagatara memperkenalkan gagasan pembentukan Karya Jagatara.

Wadah ini diproyeksikan menjadi ruang bersama bagi para pekerja dan karyawan di kawasan industri Jepara dan Pati untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat solidaritas, serta mendorong pemberdayaan masyarakat pekerja.

Tidak berhenti di Jepara, perjalanan dilanjutkan menuju Kabupaten Wonosobo. Di wilayah pegunungan tersebut, Jagatara mulai menjajaki pembentukan kepengurusan baru sebagai bagian dari perluasan gerakan organisasi di Jawa Tengah.

Sementara di Kabupaten Banjarnegara, rombongan Jagatara mendapat sambutan langsung dari Wakil Bupati Banjarnegara Gus Wakhid.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan strategis dibahas, mulai dari pengembangan pertanian, pelestarian lingkungan, reboisasi, hingga penguatan peran petani sebagai penjaga ketahanan pangan.

Bagi Jagatara, sektor pertanian bukan hanya tentang produksi pangan, tetapi juga menyangkut masa depan masyarakat dan keberlangsungan kehidupan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta kelompok tani menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Safari Nasional Jagatara pun menjadi perjalanan yang menyatukan berbagai karakter wilayah di Jawa Tengah. Dari masyarakat pesisir, pekerja industri, masyarakat pegunungan hingga petani, seluruhnya menjadi bagian dari gerakan besar untuk menjaga Indonesia dari daerah.

“Merawat Nusantara adalah tentang menjaga persaudaraan, memperkuat rakyat, dan menghadirkan kerja nyata untuk masa depan bangsa,” tutup Muhamad Yulianto.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network