Layanan Jantung Makin Dekat, DPRD Minta Cath Lab RSUD Segera Bekerja Sama dengan BPJS

Joe Hartoyo
Ketua Komisi III DPRD Purworejo Tursiyati menghadiri peluncuran Cath Lab RSUD dr. Tjitrowardojo dan mendorong percepatan kerja sama dengan BPJS. Foto : iNewsPantura.id/ Joe H

PURWOREJO, iNewsPantura.id – Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo mendorong agar layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) di RSUD dr. Tjitrowardojo segera menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting agar fasilitas kesehatan berteknologi tinggi itu dapat segera dinikmati seluruh masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Purworejo, **Tursiyati**, usai menghadiri peluncuran layanan Cath Lab di Auditorium RSUD dr. Tjitrowardojo, Kamis (6/8). Acara tersebut turut dihadiri Bupati Purworejo Yuli Hastuti, jajaran Komisi III dan Komisi IV DPRD Purworejo, pimpinan rumah sakit, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, serta sejumlah tamu undangan.

Tursiyati mengatakan, Komisi III menyambut baik hadirnya fasilitas Cath Lab sebagai salah satu lompatan besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Purworejo. Menurutnya, keberadaan alat tersebut akan mempermudah masyarakat memperoleh layanan penanganan penyakit jantung tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

"Kami Komisi III ikut menyaksikan launching Cath Lab di RSUD dr. Tjitrowardojo. Harapan kami setelah di-launching, pelayanannya semakin meningkat. Tentu dengan adanya pelayanan baru ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Tursiyati.

Ia menilai, selama ini banyak pasien jantung asal Purworejo harus menjalani pengobatan di rumah sakit besar di Solo, Semarang, Purwokerto maupun daerah lain. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan pasien, tetapi juga menambah beban biaya transportasi dan akomodasi keluarga.

Dengan hadirnya Cath Lab, lanjutnya, masyarakat kini memiliki akses pelayanan yang lebih dekat dan lebih cepat.

"Kami merasa bangga dan memberikan apresiasi atas bertambahnya fasilitas pelayanan maupun peralatan kesehatan yang sangat memadai. Harapannya, layanan ini bisa menjangkau masyarakat hingga pelosok desa dan juga benar-benar dapat melayani masyarakat miskin," katanya.

Namun demikian, menurut Tursiyati, manfaat Cath Lab akan lebih optimal apabila layanan tersebut segera mendapatkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Ia mendukung penuh harapan yang telah disampaikan Bupati Purworejo agar proses kredensial dan kerja sama dengan BPJS dapat segera dituntaskan.

"Kami mendorong, seperti yang disampaikan Ibu Bupati, agar kerja sama dengan BPJS bisa segera terealisasi sehingga kebutuhan masyarakat, terutama yang benar-benar membutuhkan pelayanan ini, dapat ter-cover," tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, mengatakan kehadiran Cath Lab merupakan tonggak penting transformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Purworejo. Fasilitas tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Program SIHREN Kementerian Kesehatan sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan berteknologi tinggi di daerah.

Menurutnya, meski kerja sama dengan BPJS masih berproses, RSUD telah mulai memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan tindakan kateterisasi.

Di sisi lain, Bupati Purworejo Yuli Hastuti juga berharap proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat segera diselesaikan agar masyarakat tidak terkendala dalam mengakses layanan tersebut.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network