Konflik Peternak dan SPPG Tlahap Kendal Berujung Kesepakatan Pasokan Telur

Eddhie Prayitno
Kesepakatan damai antara peternak dengan mitra SPPG di Mapolres Kendal. dokumennn

KENDAL,iNewsPantura.id – Perselisihan antara peternak unggas yang tergabung dalam Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal dengan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlahap, Kecamatan Gemuh, berakhir damai.

Kedua pihak sepakat memperbaiki hubungan, dengan salah satu hasil mediasi berupa persetujuan SPPG Tlahap mengambil pasokan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari KPUS Kendal.

Kesepakatan itu dicapai dalam mediasi yang difasilitasi Polres Kendal di Ruang Command Center, Kamis (15/10) malam. Pertemuan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, dengan melibatkan perwakilan peternak, pengurus KPUS, mitra SPPG Tlahap, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kendal, serta Koordinator Mitra SPPG Kendal.

Perselisihan sebelumnya mencuat setelah Rosidah, selaku mitra SPPG Tlahap, menyebut KPUS Kendal sebagai provokator. Pernyataan tersebut memicu keberatan di kalangan peternak hingga mereka mendatangi SPPG untuk meminta klarifikasi.

Di balik perselisihan itu, terdapat persoalan yang lebih mendasar bagi peternak, yakni penerapan ketentuan pengadaan telur untuk program MBG. Peternak meminta agar SPPG mematuhi surat edaran BGN, terutama mengenai Harga Acuan Pembelian (HAP).

Perwakilan KPUS Kendal, Sri Joko Triyono, menyampaikan bahwa langkah peternak bertujuan mendorong pelaksanaan pengadaan telur sesuai regulasi. Mereka juga meminta Rosidah menyampaikan permohonan maaf secara pribadi atas pernyataannya yang dianggap merugikan koperasi.

Koordinator KPUS Kendal, A. Subakir, bahkan sebelumnya mendesak agar operasional SPPG Tlahap ditangguhkan atau disuspensi. Ia juga meminta penutupan permanen sebagai bentuk ketegasan terhadap pelaksanaan aturan.

Menurut Subakir, perjuangan peternak untuk mendorong lahirnya regulasi pengadaan telur bagi program MBG telah berlangsung selama berbulan-bulan. Karena itu, ia menginginkan ketentuan tersebut diterapkan secara konsisten oleh seluruh SPPG di Kendal.

“Saya ingin semua SPPG di Kendal sesuai dengan aturan regulasi yang telah disepakati,” tegasnya.

Meski menyampaikan tuntutan tersebut, proses mediasi akhirnya menghasilkan kesepakatan damai. Salah satu poin pentingnya adalah SPPG Tlahap menyetujui pasokan telur untuk kebutuhan menu MBG berasal dari KPUS Kendal.

Kasat Intelkam Polres Kendal AKP Roy Demo Pradita mengatakan, mediasi dilakukan untuk mempertemukan pihak-pihak yang berselisih sekaligus mencari solusi atas persoalan yang berkembang.

“Pertemuan mediasi komunikasi malam hari ini sengaja kami fasilitasi di Polres Kendal dengan harapan dari masing-masing pihak berkeinginan mencari solusi pokok permasalahan, bukan memperpanjang masalah,” ujarnya.

Ia berharap penyelesaian melalui komunikasi dapat mencegah persoalan berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Kedua pihak juga diingatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kendal.

Koordinator BGN Kendal, M. Faris Maulana, mengatakan surat edaran mengenai pengadaan telur merupakan hasil perjuangan panjang peternak unggas. Aturan itu diharapkan memberikan kesempatan kepada peternak lokal untuk memasok kebutuhan pangan program MBG.

Faris juga mengapresiasi Rosidah yang telah mengakui kesalahannya dalam persoalan tersebut. Ia berharap hubungan antara mitra SPPG dan koperasi peternak kembali berjalan baik karena program MBG membutuhkan kerja sama berbagai pihak secara berkelanjutan.

Senada, Ketua Koordinator Mitra SPPG Kendal, Ir. Sugiono, M.T., berharap hasil mediasi menjadi jalan keluar untuk memulihkan hubungan kedua pihak. Ia menekankan pentingnya menjalankan pengadaan bahan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal penyelesaian konflik antara peternak dan mitra SPPG Tlahap. Namun, konsistensi penerapan aturan pengadaan telur tetap menjadi hal penting agar persoalan serupa tidak kembali muncul dan kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan pangan program MBG dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network