SEMARANG,iNewsPantura.id – Meningkatnya aktivitas logistik, distribusi barang, dan pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah mendorong permintaan kendaraan niaga.
Kondisi tersebut turut mendongkrak penjualan PT Duta Cemerlang Motors atau Duta Hino yang mencatat pertumbuhan sebesar 30 persen hingga September 2026.
Kenaikan permintaan terutama berasal dari sektor logistik, kargo, dan perdagangan elektronik atau e-commerce. Pertumbuhan kawasan industri di Batang dan Kendal serta aktivitas pelabuhan turut membuka peluang bagi pasar kendaraan niaga di wilayah tersebut.
Meski demikian, peningkatan permintaan belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan unit. Keterbatasan pasokan menjadi tantangan bagi dealer dalam memenuhi kebutuhan konsumen di tengah aktivitas usaha yang terus berkembang.
Di sisi lain, persaingan kendaraan niaga semakin ketat dengan masuknya berbagai merek baru. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan, sehingga ketersediaan kendaraan, layanan purna jual, dan efisiensi operasional menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pembelian.
Di tengah persaingan tersebut, Duta Hino mulai memasarkan Hino 500 Series setelah memperoleh otorisasi penjualan yang berlaku sejak 21 Agustus 2026. Kendaraan ini menyasar kebutuhan angkutan di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, pertambangan, logistik, hingga distribusi barang.
Pemasaran kendaraan tersebut diperkenalkan dalam acara bersama pelanggan di Semarang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian pertemuan pelanggan yang sebelumnya telah digelar di tujuh kota di Jawa Tengah.
Manager Officer Duta Hino, Kho Irsan, mengatakan dukungan kepada konsumen tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga mencakup layanan purna jual untuk menunjang kelancaran operasional.
Menurut dia, perusahaan memiliki sembilan jaringan dealer dengan fasilitas penjualan, servis, dan suku cadang maupun fasilitas servis dan suku cadang. Selain itu, tersedia 20 unit layanan servis yang menjangkau lokasi pelanggan di Pulau Jawa.
Dukungan tersebut menjadi penting bagi perusahaan yang mengandalkan kendaraan niaga untuk kegiatan distribusi sehari-hari. Gangguan kendaraan dan lamanya proses perbaikan berpotensi menghambat pengiriman barang sekaligus menambah biaya operasional.
Duta Hino juga menyediakan fasilitas pelatihan di Kaligawe, Semarang, untuk meningkatkan keterampilan teknis mekanik dan pengemudi. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan kendaraan selama digunakan untuk menunjang kegiatan usaha.
Perusahaan menyebut tingkat uptime kendaraan yang didukung layanannya mencapai sekitar 90 persen. Meski demikian, angka tersebut perlu dilihat berdasarkan cakupan kendaraan, periode pengukuran, dan metode perhitungan yang digunakan.
Selain itu, Duta Hino mencatat pencapaian predikat Dealer Platinum selama empat tahun berturut-turut dan mendapat kepercayaan melakukan inspeksi untuk Pertamina Patra Logistik.
Ke depan, pertumbuhan pasar kendaraan niaga di Jawa Tengah diperkirakan tetap berkaitan dengan perkembangan kawasan industri dan aktivitas distribusi barang. Namun, kemampuan memenuhi permintaan unit serta menjaga efisiensi operasional akan menjadi faktor penting bagi pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin dinamis.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
