get app
inews
Aa Text
Read Next : Setahun Kepemimpinan Dyah Kartika–Benny, Kendal Catat Pertumbuhan dan Turunkan Kemiskinan

Shinta Nuriyah Gus Dur Hadiri Sahur Bersama di Kendal, Tekankan Nilai Kejujuran dan Kebangsaan

Senin, 23 Februari 2026 | 17:49 WIB
header img
Istri presiden ke 4, Shita Nuriyah memberikan pesan saat kegiatan sahur bersama. Eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id  – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (23/2/2026) dini hari. Pemerintah Kabupaten Kendal bersama tokoh agama dan masyarakat menggelar sahur bersama dengan Shinta Nuriyah Andurrahman Wahid dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kendal, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Kendal, Ketua PCNU, FKUB, organisasi keagamaan, serta ratusan masyarakat dari berbagai kalangan.

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Nyai Shinta menjadi kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Kendal dan masyarakat. Ia menyebut sosok Nyai Shinta sebagai figur yang istiqomah dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

“Beliau adalah teladan dalam menebarkan kasih sayang, memperjuangkan kemanusiaan, serta menjaga persatuan bangsa. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami semua,” ujar Bupati.

Menurutnya, sahur bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis dan religius.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Nyai Shinta menyampaikan bahwa ibadah puasa mengandung makna mendalam tentang kejujuran dan pembentukan karakter. Ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih diri untuk jujur, sabar, dan berakhlak mulia.

“Puasa mengajarkan kita untuk tidak berbohong, untuk bersabar, tawakal, dan saling menghargai. Nilai-nilai inilah yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Nyai Shinta juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Ia menegaskan bahwa perbedaan agama, suku, dan bahasa adalah kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama.

Sebagai istri almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Nyai Shinta turut menanamkan pesan kebangsaan sebagaimana yang selalu diperjuangkan mendiang Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut.

Acara sahur bersama ditutup dengan pembacaan syair Abu Nawas yang dipimpin langsung oleh Nyai Shinta dan diikuti para hadirin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat di Kabupaten Kendal semakin kuat dalam membangun daerah yang religius, rukun, dan berkeadaban.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut