get app
inews
Aa Text
Read Next : Peringati Hari Ibu, Bupati Brebes Bersama KPS Mas Jaka Ajak Warga Jaga Sungai Sigeleng

Komisi IV DPR dan Bulog Kunjungi Sentra Bawang Merah Brebes, Dorong Perluasan Ekspor

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:51 WIB
header img
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi bersama Wakil Direktur Perum Bulog Marga Taufik saat mengunjungi Kelompok Tani Sidomakmur Brebes.

BREBES, iNewsPantura – Komisi IV DPR RI bersama Perum Bulog melakukan kunjungan kerja reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 ke sentra bawang merah di Kabupaten Brebes, Senin (23/02/2026).

Kunjungan berlangsung di Kelompok Tani Sidomakmur yang dikelola PT Sinergi Brebes Inovatif, dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Suharto.

Turut mendampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Titiek Suharto mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan industri bawang merah di Brebes yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi nasional.

Ia mengapresiasi hasil panen petani yang dinilai melimpah dan telah mampu menembus pasar ekspor.

“Brebes ini kan sentra bawang merah. Kami dari Komisi IV DPR RI bersama Bulog ingin melihat langsung dan mendorong agar produksinya terus bertumbuh dan berkembang,” ujar Titiek.

Menurutnya, bawang merah asal Brebes saat ini telah diekspor ke berbagai negara, antara lain Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Tidak hanya produk mentah, hasil olahan bawang merah juga telah merambah pasar internasional, termasuk kawasan Timur Tengah.

“Tadi petani menyampaikan dengan modal sekitar Rp140 juta bisa menghasilkan hingga Rp350 juta. Ini tentu prospek usaha yang sangat baik dan menjanjikan,” katanya.

Selain dijual dalam bentuk segar, bawang merah di sentra tersebut juga diolah menjadi produk turunan seperti bawang goreng dan pasta bawang.

Produk pasta bawang bahkan telah diekspor ke Arab Saudi dan direncanakan untuk memenuhi kebutuhan bumbu jamaah Indonesia di Tanah Suci.

Titiek menilai, potensi bawang merah Indonesia sangat besar dan tidak seharusnya hanya terpusat di Brebes.

Ia berharap pengembangan sentra produksi bawang merah juga dilakukan di daerah lain agar volume ekspor nasional meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan.

Dalam kesempatan dialog bersama petani, Komisi IV DPR RI turut menampung berbagai aspirasi, di antaranya kebutuhan fasilitas penyimpanan seperti cold storage, ketersediaan pupuk, serta dukungan bibit unggul. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut di DPR RI bersama kementerian dan lembaga terkait.

Editor : Yunibar SP

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut