Ketua RT setempat, Yuliyanto, mengatakan suasana pagi itu semula tampak biasa saja. Namun tiba-tiba terdengar suara keras dari arah rel yang membuat warga panik.
“Anak-anak itu habis subuhan, kumpul di sekitar rel. Tidak tahu persisnya bagaimana, tapi tiba-tiba sudah kejadian,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kalisari Batang untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Akibat kejadian ini, perjalanan KA Argo Merbabu sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan perjalanan kereta kembali dilanjutkan setelah dipastikan aman.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
