Dari Tanah Serayu untuk Indonesia, UMKM Banyumas Raya Tampil di KKI 2026

Saladin Ayyubi
Produk UMKM Banyumas Raya tampil dalam KKI 2026 di JICC Jakarta. Sebanyak 10 UMKM hadir secara luring, sementara 30 lainnya mengikuti pameran daring. (Foto : iNewsPantura.id/ Saladdin A).

PURWOKERTO ,iNewsPantura.id – Produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banyumas Raya kembali mendapat panggung di tingkat nasional melalui gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 20–23 Agustus 2026.

Mengusung semangat “Beudaya MeusareSare” yang bermakna berdaya dan bersama-sama, KKI 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat UMKM Indonesia agar semakin tangguh, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto turut membawa potensi UMKM Banyumas Raya dalam pameran tersebut. Sebanyak 10 UMKM tampil secara luring di JICC, sementara 30 UMKM lainnya berpartisipasi melalui pameran daring KKI 2026.

Sepuluh UMKM yang tampil secara luring yakni Benang Emas, Kharisma Kerang Indonesia, D&D Craft, KUB Pringmas, Batik Martadireja, DK Fashion, Kopi Katresnan (Koperasi Pageland), CV Bunga Palm, Wins Brown Sugar, dan Abon Koki.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Aswin Gantina, mengatakan keikutsertaan UMKM Banyumas Raya dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami terus mendorong UMKM Banyumas Raya agar tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu naik kelas, menjangkau pasar nasional, bahkan berorientasi ekspor. KKI menjadi salah satu momentum penting untuk memperkenalkan produk-produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas,” ujar Aswin.

Menurut Aswin, pengembangan UMKM dilakukan Bank Indonesia secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Fokusnya mencakup peningkatan kapasitas, kurasi produk, digitalisasi, perluasan akses pasar, fasilitasi pembiayaan, pengembangan UMKM hijau, hingga penguatan ekonomi syariah.

Hingga Agustus 2026, KPwBI Purwokerto telah mendampingi dan mengembangkan 180 UMKM binaan dan 300 UMKM mitra. Mayoritas bergerak di sektor industri makanan dan minuman, dengan produk unggulan antara lain kopi dan gula kelapa.
Penguatan kapasitas tersebut juga mulai menunjukkan hasil. Fasilitasi perluasan pembiayaan telah menghasilkan komitmen pembiayaan sebesar Rp800 juta kepada lima UMKM.

Di sisi digitalisasi, seluruh UMKM binaan Bank Indonesia Purwokerto telah menggunakan QRIS. Lebih dari 150 UMKM juga telah melakukan onboarding ke marketplace atau platform digital sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan pasar.

“Digitalisasi menjadi bagian penting dalam perjalanan UMKM untuk naik kelas. Kami ingin UMKM memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi, baik untuk pembayaran, pemasaran, maupun membangun akses pasar yang lebih luas,” kata Aswin.

KKI 2026 sendiri menjadi salah satu agenda besar Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi pengembangan UMKM. Gelaran tahun ini melibatkan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis, dengan lebih dari 550 UMKM mengikuti pameran secara luring dan lebih dari 1.300 UMKM melalui pameran daring.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
Aswin menegaskan, kehadiran UMKM Banyumas Raya di KKI bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi menjadi kesempatan untuk membangun jejaring, membuka peluang pasar, sekaligus memperkuat citra produk lokal agar semakin dikenal.

“Kami membawa semangat dari tanah Serayu untuk Indonesia. Produk UMKM Banyumas Raya memiliki potensi yang besar. Dengan inovasi, kualitas, digitalisasi, dan sinergi yang kuat, kami optimistis produk lokal mampu menjadi produk yang berdaya saing,” tutur Aswin.

Melalui KKI 2026, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis terus mendorong UMKM Indonesia untuk bangkit, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus menjadikan produk lokal sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network