Dengan waktu persiapan yang tinggal sekitar dua pekan, tim pelatih tak ingin membuang kesempatan. Kendal Tornado FC masih menyiapkan dua pertandingan uji coba sebelum kompetisi resmi dimulai.
Kali ini lawan yang dipilih berasal dari level di bawah Kendal Tornado FC. Strategi tersebut bukan tanpa alasan. Tim pelatih ingin memberikan ruang lebih banyak kepada pemain untuk mengasah penyelesaian akhir sekaligus membangun organisasi permainan.
“Kita ada dua kali uji coba, levelnya yang low. Tujuannya kita latihan untuk finishing, terus kita latihan soal team block-nya seperti apa,” jelas Stefan.
Dua pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mematangkan skema yang akan digunakan saat kompetisi.
Stefan kini dituntut memastikan seluruh pemain memahami peran masing-masing, baik ketika menyerang maupun bertahan. Sebab, memasuki kompetisi resmi, kesalahan kecil bisa berujung hilangnya poin.
Pengalaman menghadapi tim-tim kuat sudah didapat. Kini Laskar Badai Pantura harus membuktikan bahwa mereka mampu mengubah peluang menjadi gol dan bermain lebih efektif saat kompetisi benar-benar dimulai.
Editor : Eddie Prayitno
