KABUPATEN SEMARANG, iNewsPantura.id — Olahraga pernapasan mulai menyasar kalangan pelajar di Kabupaten Semarang. Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) ingin mengubah anggapan bahwa olahraga tersebut hanya cocok bagi kalangan lansia dan orang dewasa.
Upaya itu ditunjukkan dalam Festival Olahraga Masyarakat (FORKAB) Kabupaten Semarang 2026 yang digelar di PLUT dan MPP Kabupaten Semarang.
Sekitar 200 peserta mengikuti senam, sedangkan kompetisi olahraga masyarakat diikuti pelajar dan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Semarang.
Hasil FORKAB tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penjaringan delegasi Kabupaten Semarang menuju jenjang olahraga masyarakat tingkat Jawa Tengah.
Ketua Inorga PORPI Kabupaten Semarang, Rindang Mutiara Fanny, mengatakan olahraga pernapasan memiliki manfaat yang cukup luas bagi kesehatan.
Selain membantu meningkatkan kapasitas paru-paru, olahraga tersebut juga dapat melatih konsentrasi, membantu meredakan stres serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Kami ingin olahraga PORPI tidak hanya dikenal lansia dan dewasa. Dari masukan guru BK terkait berbagai persoalan yang dihadapi pelajar, kami mulai masuk ke kalangan sekolah. Ternyata antusiasme pelajar sangat luar biasa,” ujar Rindang.
Menurut Rindang, cuaca yang cukup panas tidak menyurutkan semangat peserta mengikuti rangkaian kegiatan FORKAB.
Justru, kompetisi olahraga masyarakat kali ini banyak diikuti kalangan pelajar. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi upaya mengenalkan olahraga pernapasan sejak usia sekolah.
PORPI Kabupaten Semarang pun menargetkan kegiatan olahraga pernapasan dapat berkembang lebih luas dan menjangkau seluruh kecamatan.
Saat ini, kegiatan PORPI baru aktif di enam kecamatan. Ke depan, organisasi tersebut berupaya memperluas jangkauan hingga seluruh wilayah Kabupaten Semarang.
“Target kami PORPI bisa hadir di seluruh kecamatan di Kabupaten Semarang. Kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat dengan olahraga yang sederhana, tanpa alat dan tanpa biaya,” tegasnya.
Ketua Umum KORMI Kabupaten Semarang, Drs. Pujo Pramujoto, mengatakan KORMI mendukung pengembangan berbagai olahraga masyarakat yang dapat meningkatkan kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan.
Dukungan serupa diberikan Ketua Harian KORMI Kabupaten Semarang, Dra. Murtiningsih, M.Pd. Ia mendorong olahraga masyarakat terus dikembangkan melalui kegiatan yang melibatkan komunitas dan masyarakat secara luas.
Pelaksanaan FORKAB Kabupaten Semarang 2026 juga mendapat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Disdikbudpora, Diskumindag, MPP, UMKM Kabupaten Semarang, BPJS Ketenagakerjaan, Dapur VinDa dan Cleo.
Keterlibatan pelajar dalam FORKAB sekaligus menunjukkan bahwa olahraga masyarakat dapat dikembangkan secara inklusif tanpa terbatas pada kelompok usia tertentu.
PORPI dan KORMI Kabupaten Semarang berharap semakin banyak masyarakat mengenal olahraga pernapasan dan menjadikannya bagian dari aktivitas sehari-hari.
Selain membangun kebiasaan hidup sehat, pengembangan olahraga masyarakat juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit berprestasi yang dapat membawa nama Kabupaten Semarang di tingkat Jawa Tengah.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
