HP Pegawai Lapas Plantungan Kendal Mendadak Disidak, Ini Sasarannya

Eddhie Prayitno
Petugas memeriksa HP pegawai Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan Kendal. eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id — Pemeriksaan telepon seluler (HP) secara mendadak biasanya identik dengan warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Namun, pemandangan berbeda terjadi di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Kabupaten Kendal, Selasa (8/9/2026).

Usai apel pagi, HP milik pegawai dan peserta magang mendadak diperiksa. Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan tidak ada aplikasi maupun aktivitas yang berkaitan dengan judi online (judol) di lingkungan Lapas Pemuda Plantungan.

Pemeriksaan dipimpin langsung Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H. Seluruh jajaran diminta mengikuti pemeriksaan sebagai bagian dari pengawasan internal.

Sebelum sidak dimulai, Suharno memberikan pengarahan saat apel pagi. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu penekanan utama adalah larangan bagi pegawai untuk terlibat dalam judi online. Larangan tersebut tidak hanya berlaku bagi aktivitas bermain judi, tetapi juga penggunaan perangkat maupun sarana komunikasi untuk mengakses, mempromosikan, atau terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan judi online.

Setelah apel selesai, pemeriksaan HP dilakukan. Perangkat milik pegawai dan peserta magang diperiksa untuk memastikan tidak ditemukan aplikasi maupun aktivitas yang mengarah pada praktik judi online.

Langkah tersebut menjadi bentuk pengawasan sekaligus pengingat bahwa komitmen pemberantasan judi online harus dimulai dari internal lembaga pemasyarakatan.

Sidak tersebut ternyata menjadi kejutan bagi sebagian petugas. Khoirul Karuniawan, salah seorang petugas Lapas Pemuda Plantungan, mengaku tidak menyangka pemeriksaan HP yang selama ini lebih identik dengan warga binaan juga diterapkan kepada pegawai.

“Saya sangat terkejut dengan peristiwa pagi ini. Bapak Suharno memang penuh kejutan,” kata Khoirul.

Ia mengaku lega setelah HP miliknya diperiksa dan tidak ditemukan keterlibatan dengan judi online.

“Alhamdulillah saya bersih dari judol, karena memang saya tidak tahu dan tidak mau tahu tentang judol,” ujarnya.

Menurut Khoirul, langkah yang dilakukan pimpinan tersebut justru menjadi pengingat bagi seluruh petugas untuk menjaga diri dari praktik judi online.

“Langkah bapak pimpinan ini memang luar biasa, supaya semua petugas bersih dari judol,” lanjutnya.

Suharno menegaskan, pencegahan judi online tidak cukup hanya dilakukan melalui imbauan. Pengawasan secara langsung dan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan komitmen tersebut benar-benar dijalankan.

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran memahami bahwa judi online bukan hanya persoalan pribadi, tetapi juga dapat berdampak terhadap integritas, kedisiplinan, dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas,” tegas Suharno.

Ia menyebut lingkungan pemasyarakatan membutuhkan petugas yang memiliki integritas tinggi dan mampu menjadi contoh dalam menjalankan tugas.

Karena itu, kepatuhan terhadap larangan judi online dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga marwah institusi sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

“Jangan sampai ada pegawai yang terjerumus dalam judi online. Kami akan terus memberikan penguatan, melakukan pengawasan, serta mengambil langkah yang diperlukan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Suharno juga mengingatkan seluruh jajaran agar mampu menjaga diri, keluarga, dan nama baik institusi.

Melalui apel dan sidak HP tersebut, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan menegaskan bahwa perang terhadap judi online bukan hanya tanggung jawab warga binaan, tetapi juga seluruh jajaran di lingkungan pemasyarakatan.

Pengawasan internal itu diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja untuk menciptakan lingkungan Lapas Pemuda Plantungan yang bersih, disiplin, berintegritas, dan profesional.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network