KENDAL,iNewsPantura.id — Setelah tujuh hari menjalani latihan operasi khusus tingkat peleton, prajurit Batalyon 21 Grup 2 Kopassus menggelar bakti sosial untuk warga Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal.
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian penutup latihan yang diikuti 31 personel Batalyon 21 Grup 2 Kopassus di wilayah Desa Wonosari.
Bakti sosial diwujudkan melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mayoritas warga yang datang merupakan kalangan lanjut usia (lansia).
Dalam kegiatan itu, warga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga asam urat. Pelayanan kesehatan dilakukan petugas medis dari unsur TNI dengan dukungan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.
Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
Letda Inf. Edi Santoso dari Batalyon 21 Grup 2 Kopassus mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan kegiatan penutup setelah para prajurit menyelesaikan latihan selama sepekan.
“Bakti sosial ini menjadi kegiatan penutup setelah 31 personel Batalyon 21 Grup 2 Kopassus melaksanakan latihan operasi khusus tingkat peleton selama tujuh hari di wilayah Desa Wonosari,” kata Edi.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan latihan selama berada di wilayah Desa Wonosari.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Mereka rela mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan masing-masing.
Tak hanya layanan kesehatan, prajurit juga membagikan bingkisan kepada warga berupa paket sembako dan sarung.
Sutriyah, salah seorang warga, mengaku senang bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Bantuan yang diberikan prajurit juga dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Bagi prajurit Batalyon 21 Grup 2 Kopassus, latihan di tengah masyarakat tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan. Kehadiran mereka juga diisi dengan aksi kepedulian sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
