Arsip Tak Sekadar Dokumen, Disperkim Kendal Dorong Budaya Tertib Administrasi

Eddhie Prayitno
Bimbingan Teknis aparatur tentang pengelolaan arsip Disperkim Kendal. (Foto: Eddie Prayitno/iNews).

KENDAL,iNewsPantura.id – Arsip tidak sekadar kumpulan dokumen yang disimpan setelah pekerjaan selesai. Keberadaan arsip menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses pemerintahan memiliki rekam administrasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu menjadi perhatian Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kendal melalui bimbingan teknis pengelolaan arsip yang digelar Jumat 25 september 2026.

Plt Kepala Disperkim Kendal Sudaryanto mengatakan, meningkatnya aktivitas dan kompleksitas pekerjaan di lingkungan dinas turut membuat dokumen yang dihasilkan semakin beragam. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pengelolaan arsip yang dilakukan secara konsisten.

“Seiring kompleksnya pelaksanaan di Disperkim tentunya berdampak pada volume dan jenis arsip yang dihasilkan semakin bertambah,” ujar Sudaryanto.

Menurut dia, setiap aparatur perlu memahami bahwa pengelolaan arsip dimulai sejak dokumen dibuat atau diterima. Dokumen tersebut kemudian harus dikelola, disimpan, dipelihara hingga dilakukan penyusutan sesuai aturan.

Karena itu, kemampuan aparatur dalam mengelola arsip perlu terus ditingkatkan. Bimtek menjadi salah satu upaya untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat keterampilan dalam pengelolaan arsip.

“Oleh karena itu diperlukan pemahaman dan kemampuan yang baik dari seluruh aparatur dalam menciptakan, menerima, mengelola, menyimpan, memelihara hingga melakukan penyusutan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sudaryanto juga mengingatkan agar urusan kearsipan tidak hanya dibebankan kepada petugas khusus. Setiap unit kerja memiliki tanggung jawab terhadap dokumen yang dihasilkan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Mulai dari sekretariat, bidang-bidang hingga UPTD Rusunawa, seluruhnya memiliki peran dalam memastikan arsip tercipta dan dikelola secara benar.

“Pengelolaan arsip bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas atau pengelola kearsipan, namun menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia meminta peserta tidak sekadar mengikuti bimtek secara formal. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, termasuk untuk menyelesaikan persoalan kearsipan yang selama ini masih ditemukan di masing-masing unit kerja.

“Saya berpesan peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengetahuan serta menyampaikan berbagai permasalahan kearsipan yang selama ini dihadapi,” imbuhnya.

Sudaryanto berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya tertib arsip. Dengan demikian, dokumen dapat tersimpan dengan aman, mudah ditemukan kembali saat diperlukan dan memiliki kejelasan dalam pertanggungjawabannya.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan memperkuat administrasi pemerintahan di lingkungan Disperkim Kendal, terutama dalam mendukung pengambilan keputusan dan akuntabilitas pelaksanaan tugas.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network