Empat Titik Pintu Air Jebol, Pantura Kendal dan Pemukiman Tergenang Banjir
KENDAL,iNewsPantura.id - Sungai Waridin di kecamatan Brangsong Kendal meluap kamis 15 januari 2026 malam. Air menggenangi ruas jalan pantura, bahkan jembatan tertutup banjir sehingga kendaraan yang melintas harus berhati-hati.
Luapan sungai juga menggenangi pemukiman warga, di dua kecamatan yakni Brangsong dan Kaliwungu.
Ruas jalan pantura tepatnya di atas jembatan sungai Waridin tergenang banjir dari luapan sungai hingga menutup jembatan dan mengakibatkan kemacetan panjang.
Sejumlah kendaraan roda dua yang mencoba melintas, harus dipandu warga dan petugas menghindari terperosok dan mogok. Tidak jarang motor yang terkena derasnya arus sungai yang meluap membuat mogok dan tidak bisa jalan.
Selain menggenangi ruas jalan pantura di Kebonadem Brangsong, luapan air dari sungai Waridin juga menggenangi pemukiman warga.
Ratusan rumah di dua kecamatan yakni Kaliwungu dan Brangsong terendam air hingga ketinggian satu meter.
Menurut warga, air berasal dari limpasan sungai waridin yang tidak mampu menampung debit air.
“Hujan nya terus dari sore jadinya air semakin tinggi dan warga terpaksa mengungsi,” kata Akhmad warga Kebonadem.
Selain limpasan dari sungai Waridin, empat titik pintu air yang jebol menjadi penyebab air sungai mengalir deras ke pemukiman warga dan jalan raya pantura.
“Kalau tanggul sungai sendiri masih kuat, air mengalir ke pemukiman dari empat pintu air yang jebiol,” ungkap Agus, warga Brangsong.
Meski ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa atau hampir satu meter, banyak warga yang memilih bertahan.
Warga mengemas barang ke tempat yang lebih tinggi, sementara sepeda motor dan mobil diparkir di pinggir jalan yang aman dari banjir.
Editor : Eddie Prayitno