Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Desak Hukuman Maksimal bagi Kiai Ashari, Pendiri Ponpes di Pati yang Lecehkan Puluhan Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Wapres Kecam Keras Kasus 50 Santriwati di Pati Jadi Korban Pencabulan, Minta Pendampingan Psikologis

Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB
  • author Danandaya Arya Putra
Wapres Kecam Keras Kasus 50 Santriwati di Pati Jadi Korban Pencabulan, Minta Pendampingan Psikologis
Pondok Pesantren Ndholo Kusumo ditutup setelah mencuat kasus pelecehan terhadap 50 santriwati oleh pengasuh pondok. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsPantura.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan proses hukum akan berjalan tegas terkait dugaan pencabulan oleh Ashari, oknum pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Tengah.

Dengan jumlah korban yang diperkirakan mencapai 50 orang, Gibran mengecam keras aksi tersebut dan menyatakan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku tindakan asusila seperti itu.

"Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan," kata Gibran dalam keterangan persnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menyatakan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas. Menurutnya sekolah maupun pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak. 

"Kedepan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang," sambungnya.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut