Wapres Kecam Keras Kasus 50 Santriwati di Pati Jadi Korban Pencabulan, Minta Pendampingan Psikologis
JAKARTA, iNewsPantura.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan proses hukum akan berjalan tegas terkait dugaan pencabulan oleh Ashari, oknum pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Tengah.
Dengan jumlah korban yang diperkirakan mencapai 50 orang, Gibran mengecam keras aksi tersebut dan menyatakan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku tindakan asusila seperti itu.
"Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan," kata Gibran dalam keterangan persnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menyatakan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas. Menurutnya sekolah maupun pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
"Kedepan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang," sambungnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar