Tak Terima Pacar Dihina, Pemuda Ini Bacok Ayah Angkat dan 2 Sahabat

Suryo Sukarno
.
Kamis, 02 Desember 2021 | 21:16 WIB
Tersangka pembacokan ayah angkat, Kholiri ditangkap Tim Buser Polrest Pekalongan Kota setelah dua hari kabur. (Foto: iNews TV/Suryo Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Gara-gara tidak terima pacarnya dihina, seorang pemuda di Pekalongan nekat membacok ayah angkat dan dua sahabatnya dengan celurit. Ketiga korban yakni Slamet Bejo dan Susanto yang merupakan sahabatnya, serta Waryo, orang tua angkatnya sendiri.

Usai membacok ketiga korban, pelaku bernama Kholiri (31) warga Samborejo, Kecamatan Tirto, Kota Pekalongan melarikan diri. 

Selang dua hari bersembunyi di Kabupaten Kendal, Kholiri akhirnya ditangkap Tim Buser Polres Pekalongan Kota.  

Diperoleh informasi, peristiwa pembacokan itu berawal ketika pelaku mendatangi rumah korban Susanto yang rumahnya bersebelahan. 

Kala itu, Kholiri menenteng dua senjata tajam di kedua tangannya. Waryo yang melihat hal ini berupaya menghalangi. Namun nahas, ia malah disabet celurit. Tak sampai di situ, pelaku selanjutnya membacok Slamet Bejo, dan mengejar Susanto yang akhirnya juga berhasil dianiaya. 

“Setelah menganiaya ketiga korban, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor milik tetangganya. Pelaku sempat membuang sepeda motor di Kabupaten Pemalang untuk menghilangkan barang bukti, serta bersembunyi di Kabupaten Kendal,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, Kamis (2/12/2021). 

Kepada penyidik, tersangka mengaku dendam dengan kedua sahabatnya. Sebab kedua korban sering menghina kekasihnya. 

Tersangka selanjutnya dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selain itu Pasal 372 KUHP karena diduga menggelapkan motor dengan ancaman 4 tahun penjara. 

Editor : Kastolani
Bagikan Artikel Ini